legalize marijuana
Thursday, May 31st, 2007Baru aja kemaren posting tentang LSD, eh tiba-tiba muncul berita di detik.com yang isinya Badan Narkotika Nasional (BNN) membuka wacana untuk melegalkan ganja di Indonesia. Wow! It will be so great.
Di Amerika saja, wacana seperti ini tak juga menjadi kenyataan, padahal dengungnya sudah sejak bertahun-tahun yang lalu. Sampai sekarang, benda yang sering disebut juga dengan weed, pot, atau gelek ini masih juga dianggap sebagai barang haram, sejajar dengan narkotika seperti heroin, morfin, atau kokain.
Padahal kalau mau jujur, sampai sekarang belum pernah ada penelitian yang secara ilmiah membuktikan bahwa konsumsi ganja, entah secara rutin ataupun tidak, menimbulkan efek negatif terhadap tubuh. Come on, angka kematian yang disebabkan oleh rokok dan alkohol setiap tahunnya sangat tinggi. Sementara kasus kematian karena ganja nol besar. Paling kalaupun ada kasus kematian adalah karena pengedarnya di dor polisi
Ini fakta lho.
Jelas, pelarangan terhadap ganja, seperti halnya terhadap LSD, lebih bersifat politis dibanding ilmiah. Barangkali kalau ganja dilegalkan, harganya akan jatuh, yang mana akan merugikan pihak-pihak tertentu yang saat ini sangat menikmati keuntungannya. Sementara pihak-pihak ini (mungkin saja) punya akses yang demikian besar terhadap kekuasaan (politik). But I’m not talking about conspiracy here, so let the conspiracy lover think about it themself.
Sayangnya, di masyarakat masih beredar anggapan salah kaprah bahwa ganja, gelek, atau marijuana itu sama jahatnya dengan putaw atau shabu-shabu
Padahal ganja, seperti juga LSD, nggak akan bikin orang jadi jahat, merusak, anarkis, sebagaimana kalo mengkonsumsi narkotika ataupun bahkan alkohol. Ganja nggak bikin OD! Paling-paling pemakainya ketawa-ketawa aja seharian
Belanda sudah melegalkan ganja. Kapan dengan Indonesia? Apa perlu kita kampanyekan hiburan sehat dengan nge-gelek??? Hihihihi…
Meskipun aku begitu menggebu-gebu mengupas topik ini, bukan berarti aku pengguna ganja lho
Karena benda ini masih ilegal di sini, dan aku masih warga negara yang taat hukum
, terpaksa deh belum bisa menikmati barang ajaib ini
Terakhir, sebuah komentar yang aku baca di Internet (lupa link aslinya):
Man made beer, God made weed. Which one do you trust?