X
T r a s h :: l o g BETA
{ Chen Hendrawan }
chenz v.A-01 chenz v.T23s chenz v.X0-KZ

Archive for February, 2007

susahnya nyari backpack buat macbook

Friday, February 23rd, 2007

Yups, susah banget nyari backpack yang pas buat Macbook. Masalahnya ini laptop kecil banget. Backpack-backpack yang ada biasanya ukuran 15″, sementara Macbook cuman 13″. Paling ada juga sleeve :(

Ada yang bagus, pas, dan (hiks) mahal, di applestore. Cuman sayangnya ga dijual di Indo :( Ada lagi merek targus juga bagus, dan (hiks) mahal, sekali lagi ga dijual di Indo :(

Kemarin sempet terlanjur beli, merek Polo (atau BeverlyHills Royal Polo gitu, atau apalah rada lupa) lumayan bagus dan kuat bahannya. Setelah dicoba ternyata kegedean. Waaa, jadi longgar banget gitu. Akhirnya aku jual lagi deh. Semoga aja ada yang mo beli. Sekarang lagi di trial sama calon pembelinya tuh.

Please kalau ada yang tau dimana bisa ngedapetin backpack yang cocok, kasih tau gue ya.

macbook

Friday, February 9th, 2007

Akhirnya jadi juga aku beli makbuk, setelah sekian lama menanti datangnya duit yang tak kunjung tiba … :D
Ini postingan pertama dari Macbook-ku tercinta.

Thanks God :) Semoga makbuk ini bisa buat nyari duit juga :)

you screw or screwed

Sunday, February 4th, 2007

Apakah kau selalu tahu bahwa kau sedang mendapat keberuntungan ataukah kemalangan? Apakah kau selalu tahu bedanya?

Pernahkah kau mengalami, melakukan sesuatu yang begitu berliku dan hampa, sesuatu yang non-sens, hanya untuk mendapatkan sebuah insight kecil?

Aku kadang menghabiskan ratusan ribu rupiah untuk hal-hal nggak penting hanya untuk menyadari bahwa sepuluh ribu saja itu begitu berarti. Seringkali harus melakukan sebuah rangkaian panjang kejadian bodoh, hanya untuk menemukan sesuatu, atau seseorang, atau suatu tempat, yang begitu berarti. Hanya untuk menemukan sebuah kebetulan-yang-direncanakan oleh entah siapa, oleh tuhan barangkali.

Maka patutkah kita menyesali kebodohan yang kita lakukan sebelumnya? Sementara jika itu tak terjadi maka barangkali kebetulan-yang-direncanakan yang begitu bermakna itu juga tak akan kita alami?

Aku selalu percaya akan kebetulan-kebetulan yang direncanakan. Jalur-jalur yang dibuat tuhan bagi manusia untuk menemukan sesuatu. Dan karenanya aku menjadi orang yang tak pernah menyesal. Karena sebesar apapun kesalahan, kebodohan, kehampaan yang aku perbuat kemarin, telah menjadikanku aku yang sekarang ini. Dan hari ini selalu lebih baik dari kemarin, apapun alasannya. Mungkin kebaikan bagiku, atau kebaikan untuk orang lain, atau kebaikan seluruh alam, demi mulusnya rencana tuhan.

Aku hanya berharap, kesalahanku tak terulang. Hanya itu caranya untuk berbuat ikhlas, meski seringkali sulit. Selebihnya, nikmati hidup ini. Sepertinya ini berkait dengan postingan sebelumnya, bahwa hidupku selalu mudah.

By the way… :) Banjir masih parah nih. Kampung melayu, tebet, kalibata terendam. Jalan raya kampung melayu-cawang tertutup di dekat kampung melayu. Jalan rayanya terendam. Warga sekitar bermalam di jalan raya, di bagian ujung yang tak kena banjir, karena rumahnya tergenang.

Entah apa yang dipikirkan pemerintah Jakarta. Mengeruk sungai Ciliwung dan membuat tanggul di sepanjang sungai memang sangat mahal, tapi jelas lebih murah daripada kerugian kolektif yang diderita warga selama bertahun-tahun ketika banjir tiba.

Ya ampun, baru saja kudengar suara hujan di luar pintu. Kasihan orang-orang yang bermalam di jalanan itu.